Tuhan maha besar, maha bijaksana dan maha tak terbatas, tak terbatas pula jalan dan cara menuju-Nya

Archive for the ‘Religi’ Category

NYEPI YANG SUCI

sebuah refleksi terhadap hari raya Nyepi

Om Swastyastu

Kebanyakan orang memandang perayaan hari Nyepi sebagai suatu rutinitas tahunan belaka, bahwa Nyepi merupakan hari raya umat Hindu yang diperingati setiap satu tahun sekali. Tahun ini melaksanakan nyepi, tahun berikutnya juga akan melaksanakan nyepi, tidak ada suatu perubahan didalam diri terutama perubahan spiritualitas. Menurut saya nyepi bukanlah hari raya yang dirayakan, tetapi hari suci dimana kita semua umat Hindu melaksanakan serangkaian upacara-upacara hari nyepi terutama adalah melaksanakan Catur Brata Penyepian, tentu kita semua sudah begitu sangat paham terhadap konsep ini, tetapi sudahkah kita melaksanakan dan memaknainya dengan sebaik-bainya? (lebih…)

Iklan

MEMAKNAI HAKEKAT HARI SIWARATRI

“ malam Siwaratri bukanlah malam Peleburan dosa tetapi malam memaknai dosa, dosa tidak dapat dilebur, karena hal itu bertentangan dengan Hukum Karma Palha” .

Kemarin, Panglon kaping 14 sasih kapitu adalah perayaan hari suci Siwaratri, seluruh umat Hindu pastilah merayakanya. Berbicara tentang siwaratri tak akan lepas dengan kisah sang Lubdaka yaitu seorang pemburu yang keseharianya melakukan himsa karma, berburu menyakiti dan membunuh binatang, yang akhirnya mendapat penyatuan dengan Sang Hyang Siwa lewat malam siwaratri. Tentu semua umat hindu di nusantara pada khususnya dan seluruh dunia pada umumnya telah mengetahui cerita tersebut. Oleh karena itu pada pembahasan kali ini kita tak perlu lagi membahas hal itu, yang lebih pokok dan penting adalah bagaimana kita sebagai umat Hindu memaknai hari suci Siwaratri tersebut yang konon dikatakan sebagai hari atau malam peleburan dosa, disebut malam peleburan dosa karena umat Hindu pada hari tersebut melakukan Jagra yaitu tidak tidur sehari semalam layaknya kisah Sang Lubdaka.

(lebih…)

KECENDERUNGAN SIFAT MANUSIA DAN PENGENDALIAN DIRI

Menurut Ajaran Wrhaspatitattwa

        Dalam ajaran agama Hindu tujuan akhir manusia hidup didunia ini adalah untuk mencapai moksa, kedamaian abadi yaitu menyatunya Atman dengan Sang Parama Atman. Atman merupakan percikan atau sinar dari sang Parama Atman (Sang Hyang Widhi). Bila Jiwatman (Atman yang menempati tubuh manusia) belum mencapai kesempurnaan maka sang Atman belum bisa kembali dan menyatu dengan Parama Atman, dan nantinya sang Atman ini akan menitis lagi kedunia dengan badan yang berbeda pula sesuai dengan karma yang diperbuat semasa hidup dikehidupan yang lalunya. Akan menitis menjadi manusia bila subha karma yang banyak diperbuat atau bunatang dan tumbuh-tumbuhan bila asubha karma yang banyak diperbuat seemasa hidupnya.

(lebih…)